Waspadai 5 Langkah Liberalisasi Agama Islam
Berikut aneka PROPAGANDA LIBERAL dan jawaban kontra-logika terkait.
1. PROPAGANDA SHALAT
“Buat apa SHALAT kalau riya’ tidak ikhlas, karena tidak diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Lebih baik bersihkan hati dulu, nanti kalau sudah ikhlas tidak riya’, maka baru Shalat agar diterima oleh Allah SWT.”
TARGET :
Kalimat ini bertujuan untuk pembenaran meninggalkan Shalat dengan “dalih” pembersihan hati dulu.
JAWAB :
Wajib Shalat walau masih riya’ belum ikhlas, karena Shalat adalah KEWAJIBAN AGAMA. Setiap muslim, ikhlas atau pun riya’, rela atau pun terpaksa, tetap WAJIB mendirikan Shalat.
Dan Shalat adalah BENTENG dari segala perbuatan KEJI dan MUNKAR, termasuk riya’, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. 29 Al-‘Ankabuut ayat 45.
اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلاةَ إِنَّ الصَّلاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Justru : Shalat adalah OBAT HATI yang bisa menyembuhkan dan menghilangkan penyakit hati seperti riya’ dan ‘ujub. Bagaimana penyakit hati bisa sembuh tanpa mendirikan Shalat?!
2. PROPAGANDA JILBAB
“Lebih baik tidak pakai JILBAB, tapi hatinya baik, daripada pakai Jilbab tapi hatinya busuk.”
TARGET :
Kalimat ini bertujuan untuk membenarkan pelepasan Jilbab dengan “dalih” yang penting hatinya baik.
JAWAB :
Jilbab adalah KEWAJIBAN AGAMA, baik si pemakai berhati baik mau pun buruk, maka Jilbab tetap WAJIB dikenakan oleh para Wanita Muslimah sesuai dengan ketentuan Syariat, sebagaimana firman Allah Swt dalam QS.33.Al-Ahzaab ayat 59.
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Justru : Jilbab juga termasuk OBAT HATI yang akan ikut merangsang penyembuhan penyakit hati, sekaligus identitas muslimah yang jadi benteng dari segala gangguan.
Karenanya, lebih baik memakai jilbab dan berhati baik, daripada berhati baik tanpa jilbab, apalagi berhati busuk tanpa jilbab.
3. PROPAGANDA KEPEMIMPINAN
“Lebih baik PEMIMPIN KAFIR asal jujur, adil, baik, cerdas dan pekerja keras, daripada PEMIMPIN MUSLIM yang khianat, jahat, bejat, bodoh dan pemalas.”
TARGET :
Kalimat ini bertujuan untuk membolehkan orang Kafir memimpin umat Islam di wilayah mayoritas muslim.
JAWAB :
Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah serta Al-Ijma’ bahwasanya Orang Kafir HARAM memimpin umat Islam di negeri Islam atau di wilayah mayoritas muslim.
Kepemimpinan dalam pandangan Al-Qur’an bukan sekadar kontrak sosial antara sang pemimpin dengan masyarakatnya, tetapi merupakan ikatan perjanjian antara dia dengan Allah SWT, sebagaimana termaktub dalam Q.0 S. Al-Baqarah 2: 124.
وَ إِذِ ابْتَلَى إِبْرَاهِيْمَ رَبُّهُ بِكَلِمَاتٍ فَأَتَمَّهُنَّ قَالَ إِنِّيْ جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامًا قَالَ وَ مِنْ ذُرِّيَّتِيْ قَالَ لاَ يَنَالُ عَهْدِي الظَّالِمِيْن
“Dan (ingatlah) tatkala telah diuji Ibrahim oleh TuhanNya dengan beberapa kalimat, maka telah dipenuhinya semuanya. Diapun berfirman : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan engkau Imam bagi manusia. Dia berkata : Dan juga dari antara anak-cucuku. Berfirman Dia : Tidaklah akan mencapai perjanjianKu itu kepada orang-orang yang zalim.”
Karenanya, lebih baik Pemimpin Muslim yang jujur, adil, baik, cerdas dan pekerja keras, daripada Pemimpin Kafir yang jujur, adil, baik, cerdas dan pekerja keras, apalagi Pemimpin Kafir yang khianat, jahat, bejat, bodoh dan pemalas.
4. PROPAGANDA POLITIK
“Islam itu suci dan Ulama itu mulia, sedang POLITIK kotor. Karenanya, jangan bawa Islam dan Ulama ke dalam politik.”
TARGET :
Kalimat ini bertujuan untuk menjauhkan Islam dan Ulama dari politik agar para Politisi Durjana bebas dan leluasa mengatur Negara dan Bangsa sesuai “Syahwat Syaithooniyyah” nya.
JAWAB :
Islam itu suci dan Ulama itu mulia, sedang politik (سياسي) itu PENTING untuk mengurus negara dan bangsa. Karenanya, hanya Islam yang suci dan Ulama mulia yang boleh masuk ke dalam politik agar tidak dikotori oleh para Politisi Durjana.
Karenanya, Islam menjadikan Kekhilafahan menjadi salah satu Bab penting dalam Fiqih Islam. Dan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersama Khulafa Rasyidin rhadhiAllaahu ‘anhum, telah mempraktekkan POLITIK ISLAM yang benar lagi bersih untuk menjadi suri tauladan bagi segenap umat Islam.
5. PROPAGANDA TATHBIQ/aplikasi SYARIAH
“SYARIAT ISLAM adalah aturan hukum yang bagus, saat diterapkan di zaman Generasi Terbaik “Shahabat”, maka hasilnya bagus. Sedang zaman sekarang generasi umat Islam sangat lemah dan tidak bagus, sehingga tak mampu jalankan Syariah yang begitu paripurna. Karenanya, umat Islam saat ini jangan sibuk dengan perjuangan TATHBIQ SYARIAH (peneratapan syariah) dulu, tapi harus fokus kepada perbaikan diri sendiri dulu.”
TARGET :
Kalimat ini bertujuan agar umat Islam tidak lagi memperjuangkan Tathbiq Syariah dengan “dalih” memperbaiki diri dulu.
JAWAB :
Syariat Islam adalah aturan hukum yang bagus, dan selalu dijalankan oleh para Shahabat, sehingga menjadi Generasi Terbaik.
Nah, generasi zaman sekarang yang lemah dan kurang bagus, justru karena tidak jalankan Syariat Islam dengan baik.
Karenanya, generasi sekarang wajib mencontoh para Shahabat dalam menjalankan Syariah yang begitu paripurna, sehingga bisa menjadi generasi yang bagus juga.
INGAT : Dahulu para Shahabat sebelum masuk Islam merupakan Generasi Jahiliyah yang buruk, lalu masuk Islam dan menjalankan Syariah Islam, sehingga menjadi Generasi Terbaik sebagaimana dipuji oleh Allah Swt dalam Q.S. Aali ‘Imraan 3 ayat 110.
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.”
Kesimpulannya, siapa yang ingin menjadi Generasi Terbaik, maka wajib perjuangkan Tathbiq Syariah, karena Syariah lah yang mampu mengubah pribadi dan masyarakat menjadi Generasi Terbaik.
Semoga Bermanfaat
Selasa, 19 April 2016
Kamis, 14 April 2016
Sarjana ibu
RENUNGAN JUMAT
Copas dari sebelah
" IBUMU SARJANA APA? "
Ibuku gelarnya adalah MSi : Master Segala ilmu.
Tak terbayang bukan, menjadi ibu yang baik itu harus banyak belajar dan terus belajar, lifelong education istilah kerennya.
1. Ibu harus belajar Akuntansi, agar bisa mengurus pendapatan keluarga dan mengelolanya untuk kebutuhan rumah tangga, tabungan, serta menata pemasukan & pengeluaran yang seimbang.
2. Ibu harus belajar ilmu Tata Boga, chef, atau perhotelan, belajar mengatur masakan keluarga dengan kreatif, supaya tidak bosan.
3. Ibu harus belajar ilmu Keguruan. Ia harus menguasai ilmu yang diajarkan di sekolah dasar, agar bisa mengajari anaknya bila kesulitan dengan PR-nya.
4. Ibu harus belajar Agama, karena ibu-lah yang pertama kali mengenalkan anak pada Allah, membangun akhlak yang luhur serta iman yang kokoh.
5. Ibu harus belajar Ilmu Gizi, agar bisa menyiapkan makanan bergizi bagi keluarga, setiap hari.
6. Ibu harus belajar Farmasi, agar dapat memberi pertolongan awal pada keluarga yang sedang sakit dan menyediakan obat-obatan ketika keadaan darurat.
7. Ibu harus belajar Keperawatan, karena beliaulah yang merawat anak/suami ketika sakit. Yang menyeka tubuhnya ketika tidak diperbolehkan mandi, mengganti kompres. Ibu adalah perawat yang handal.
8. Ibu harus belajar ilmu Kesehatan, agar bisa menjaga asupan makanan, kebersihan melindungi anggota keluarga dari gigitan nyamuk, dll.
9. Ibu harus belajar Psikologi, agar bisa berkomunikasi dengan baik saat menghadapi anak-anak di setiap jenjang usia, juga sebagai teman curhat suami yang terbaik, ketika suami sedang mengalami masalah.
Seandainya ibu harus kuliah dulu, butuh berapa lama? Bisa jadi lebih dari 9 jurusan di atas tadi.
Begitu luar biasanya seorang ibu, dengan multi talentanya, kesabarannya merawat, mendidik & menemani anak-anak dan suami tercinta. Sudahkah kita memberikan yang terbaik untuk ibu kita?
“Seorang ibu bisa merawat 10 anak, namun 10 anak belum tentu bisa merawat 1 ibunya”.
Semoga bermanfaat..😘😊
Copas dari sebelah
" IBUMU SARJANA APA? "
Ibuku gelarnya adalah MSi : Master Segala ilmu.
Tak terbayang bukan, menjadi ibu yang baik itu harus banyak belajar dan terus belajar, lifelong education istilah kerennya.
1. Ibu harus belajar Akuntansi, agar bisa mengurus pendapatan keluarga dan mengelolanya untuk kebutuhan rumah tangga, tabungan, serta menata pemasukan & pengeluaran yang seimbang.
2. Ibu harus belajar ilmu Tata Boga, chef, atau perhotelan, belajar mengatur masakan keluarga dengan kreatif, supaya tidak bosan.
3. Ibu harus belajar ilmu Keguruan. Ia harus menguasai ilmu yang diajarkan di sekolah dasar, agar bisa mengajari anaknya bila kesulitan dengan PR-nya.
4. Ibu harus belajar Agama, karena ibu-lah yang pertama kali mengenalkan anak pada Allah, membangun akhlak yang luhur serta iman yang kokoh.
5. Ibu harus belajar Ilmu Gizi, agar bisa menyiapkan makanan bergizi bagi keluarga, setiap hari.
6. Ibu harus belajar Farmasi, agar dapat memberi pertolongan awal pada keluarga yang sedang sakit dan menyediakan obat-obatan ketika keadaan darurat.
7. Ibu harus belajar Keperawatan, karena beliaulah yang merawat anak/suami ketika sakit. Yang menyeka tubuhnya ketika tidak diperbolehkan mandi, mengganti kompres. Ibu adalah perawat yang handal.
8. Ibu harus belajar ilmu Kesehatan, agar bisa menjaga asupan makanan, kebersihan melindungi anggota keluarga dari gigitan nyamuk, dll.
9. Ibu harus belajar Psikologi, agar bisa berkomunikasi dengan baik saat menghadapi anak-anak di setiap jenjang usia, juga sebagai teman curhat suami yang terbaik, ketika suami sedang mengalami masalah.
Seandainya ibu harus kuliah dulu, butuh berapa lama? Bisa jadi lebih dari 9 jurusan di atas tadi.
Begitu luar biasanya seorang ibu, dengan multi talentanya, kesabarannya merawat, mendidik & menemani anak-anak dan suami tercinta. Sudahkah kita memberikan yang terbaik untuk ibu kita?
“Seorang ibu bisa merawat 10 anak, namun 10 anak belum tentu bisa merawat 1 ibunya”.
Semoga bermanfaat..😘😊
Sebuah bukit di syurga
🌾🌸🌾🌸🌾🌸🌾🌸🌾🌸
🏔SEBUAH BUKIT DI SURGA
( edisi napak tilas bukit uhud yang di berkahi)
❤Edisi khusus malam jumat (kamis, 14 April 2016)
Bersama Bunda Rohma Yulika 🌹
💫✨☄💫✨☄💫✨☄💫✨☄💫✨☄💫✨☄💫
بِسْــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْن الرَّحِيْمُ
|لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
Ikhlas bukan berarti kita pasrah menerima, tapi ikhlas adalah kekuatan besar untuk kita terus berusaha agar mendapat yang lebih baik.
Bunda Rochma 🍃🌼
🌾🌸🌾🌸🌾🌸🌾
Berbagi tentang kisah bukit yang ada di surga🏔
🌾🌾Itulah bukit Uhud🌾🌾
☄Menapaktilasi kisah menyejarah di Uhud akan membuat kita mampu berkaca
Sudahkan kita layak bersanding dengan mereka?
Pantaskah kita meminta Surga dengan amal seadanya?
Jauh dan sangat jauh
#malu
🌾🌹🌾🌹🌾🌹
✊🏻Kuatkan Azzam-mu Di Jalan-Nya
Setiap kita Allah bekali kemampuan yang mengagumkan
untuk menggapai harapan, meraih cita dan ridhaNya.
Seperti kata yang mengugah dari Thalhah ibn Ubaidillah saat perang Uhud,
🌾🌻Ya Allah, ambil darahku hari ini sekehendakMu sampai Engkau ridha padaku. 🌻🌾
Bandingkan dengan apa yang sering kita keluhkan saat berada di tengah segala kesibukan. Suka dan duka menjadi pengusung dakwah. Bayangkan ungkapan Thalhah Ya Allah, ambil darahku hari ini.. Apa yang patut kita banggakan dari kita?...........
⚔🛡Perang Uhud telah usai dan menyisakan kepiluan yang mendalam.bagi kaum muslimin pada saat itu kaum muslimin menderita kekalahan jika kita melihat dari sisi sudut pandang kerugian saat perang, selain syahidnya 70 shahabat, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sendiri pun mengalami luka yang cukup parah.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak henti-hentinya berpikir keras tentang kondisi yang tengah dihadapinya. Beliau berpikir bahwa orang-orang Quraisy tidak mendapatkan kemenangan seutuhnya dari perang uhud dan secara materi mereka juga tidak memperoleh keuntungan yang besar. Oleh karena itu, beliau khawatir jika mereka bertekad untuk menyerang kota madinah. Maka beliau berniat untuk menyerang kembali pasukan Quraisy Mekkah saat itu juga.
👳🏼Dari 70 sahabat yg syahid Hamzah lah yg dsholatkan 70 x
Beliau itu penghulu para syuhada
🌾🌺🌾🌺🌾🌺🌾
Kisah Uhud begitu memukau....
Kenalkah kita dengan Thalhah Bin Ubaidillah?
Kenalkan kita dengan Anas bin nadr?
Tahukah siapa syuhada Uhud?
Bisa jadi kita lupa....
Namun sejarah mereka tak kan pernah sirna.
Terkenang peristiwa spektakuler tentang pasca uhud.
Keesokan harinya tanggal 8 syawal tahun ketiga hijriah Rasulullah meminta para shahabat menyiapkan peralatan perang kembali. Di tengah lelah letih, keadaan terluka, mereka menerima seruan itu dengan segera (istijaabah fauriyah). Demikianlah seharusnya sikap seorang mukmin ketika menerima perintah dari Allah dan RasulNya.
Sederhananya, sesungguhnya tentara Muslimin veteran perang Uhud adalah tentara yang secara fisik (dalam logika manusia biasa,mengatakan) sudah harus turun mesin, tapi tidak secara mental.
Sekali lagi, tidak secara mental.
🌾🌻🌾🌻🌾🌻🌾
😭Saat berkunjung ke uhud saya merasa malu dan menangis
🌾Apa yang bisa kupersembahkan untuk agama ini.
Sementara ketangguhan mereka tiada duanya
Teriakan dahsyat Anas bin Nadr seolah memekakkan telinga saya saat itu.
Saat indah menjemput syahid
Dia berteriak kepada saad.. Ketika melihat pasukan di bawah bukit uhud mulai kocar kacir.
Teriaknya," Yaa Sa'ad.... Aku mencium bau surga di kaki Uhud-
Lantas merrka berdua menerjang musuh hingga syahid....
✍🏼Ada haditsnya
🍃☘Jika ingin melihat sebuah bukit y ada di surga lihatlah uhud☘🍃
🌾🌹🌾🌹🌾🌹🌾
Berjalanlah Rasulullah beserta pasukannya sampai sekitar berjarak 8 mil dari kota Madinah dalam rangka mengejar pasukan Quraisy, mereka pun bermarkas disana. Pengejaran ini dikenal sebagai ekspedisi Hamraul Asad. Ghazwah Hamraul Asad (Perang Hamraul Asad), terjadi pada Syawwal 3 H, yang dilakukan sebagai sebentuk perlawan terhadap Abu Sufyan yang hendak menggempur Madinah ( Sirah Ibnu Hisyam).
Kisah pertempuran ini ialah ketika orang-orang Quraisy saling merendahkan satu sama lain sambil berkata: Kalian telah ditimpa oleh kekuatan kaum muslimin, mengapa kalian membiarkannya?
Pulanglah, kita akan dapatkan sisa-sisa dari mereka. Ketika sampai berita ini kepada Nabi, dia segera memerintahkan para sahabat untuk menghadapi kaum Quraisy, dan dengan memendam luka yang dalam mereka pun keluar hingga sampai di Hamra' al-Asad, maka turunlah ayat, Yaitu orang-orang yang mentaati perintah Allah dan rasul-Nya sesudah mereka mendapat luka --dalam peperangan Uhud-- (Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 172).
☄☄Luka masih mengangga
Sakit dirasa
Tapi seruan Allah mengalahkan segalanya
Istijabah fauriyah
Itulah thalhah
Sebagian orang-orang kafir berkata: Orang-orang Quraisy benar-benar telah mengumpulkan segenap daya untuk menghabiskan dari kalian yang tersisa. Kaum muslimin menjawab: Cukuplah Allah menjadi penolong kamu dan Allah adalah sebaik-baik pelindung (Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 173).
Thalhah ibn Ubaidillah
🌾🌿Ya Allah, ambil darahku hari ini sekehendakMu sampai Engkau ridha padaku. 🌾🌿
🌾🌸🌾🌸🌾🌸🌾
Dr Abd Karim Zaidan juga telah mencatatkan dalam bukunya Al-Mustafad min Qashash Al-Quran. Mengisahkan bahwa kepergian Rasulullah SAW hanya ingin menakut-nakuti musuh dan menyatakan bahawa apa yang telah menimpa mereka tidak menyebabkan mereka lemah untuk mengejar musuh mereka. Sederhananya perang mental.
Lalu Saad bin Muadz selaku salah seorang pemimpin di kalangan Anshar menemui kaumnya dan menggerakkan (mobilisasi) mereka untuk keluar.
Kalimat anas bin nadr itu
Ya saad.....
Padahal mereka dalam keadaan luka. Beliau berkata:
" Sesungguhnya Rasulullah SAW memerintahkan kalian untuk menentang musuh kalian!” Begitupun terjadi pada Usaid bin Hudhair, yang hendak mengobati tujuh luka di tubuhnya, berkata: Kami mendengar dan taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Diapun mengambil senjatanya dan meninggalkan obatnya lalu bergabung dengan Rasulullah SAW.
🌾🌹🌾🌹🌾🌹🌾
Padahal.....
Kita ini sedikit sakit langkah terjedakan
Sedikit demam semangat tersurutkan
Dan sedikit masalah hati mudah tergalaukan
Hingga amanah terabaikan
😓😓
☄☄☄☄☄☄☄☄☄☄☄
Bani Salamah keluar dengan empat puluh orang perajurit yang semuanya masih luka, antaranya Ath-Thufail bin An-Numan dengan 13 luka dan Al-Harits bin Ash-Shamah dengan 10 luka. Mereka sampai di hadapan Rasulullah SAW dan berdoa: Ya Allah, kasihanilah (ampunilah) Bani Salamah
.
Mungkin kalo kita, Ya Rasul Aku ijin, aku masih terluka. Aku ada keperluan sebentar. Atau afwan ya saya left dulu. Dah ngga kuat di group ini Karena aq dah kerja n sibuk, ada ngga ya yg bs gantiin kormin Afwan, sy left dulu ya. Ni keluarga lg bth perhatian. Repot. dll
🌾🌻🌾🌻🌾🌻🌾
🌴Kita harus melangkah terus dan terus jk ingin brsanding dengan para syuhada🌴
Allahu Akbar
Ketika orang-orang kafir itu tahu bahwa kaum muslimin pergi perang kal ini dengan kepercayaan penuh kepada Allah, mereka pun mundur dan kembali ke Mekkah (Abdul Ghani, Muhammad Ilyas (2005).
"Pertempuran Hamra' al-Asad"). Maka Meskipun antara pasukan Muslim dan pasukan Quraisy sudah menyiapkan pasukan, keduanya tak sempat bertatap muka.
🌾🌸🌾🌸🌾🌸🌾
Berkaca dari kisah tersebut, maka sepatutnya ketika kita menjalani dakwah ini membutuhkan azzam asy-syamilah, azzam yang utuh dan menyeluruh.
Meski Rasulullah dan pasukannnya menderita kekalahan ; Merasakan keletihan ; Menyisakan kesakitan dan kesedihan. Tapi tidak dengan mental mereka.
Mental mereka masih sekuat baja bahkan lebih kuat darinya. Tak ada kata menyerah. Karena di balik azzam yang kuat mengalirkan darah kesembuhan pada sakit yang diderita akibat luka perang.
Karena di balik azzam yang kuat mengubah sedih jadi senang. ; Mengubah jauh jadi dekat ; Mengubah letih jadi kuat. ; Mengubah suntuk, tegang dan stress menjadi fresh.
Al-Bukhturi berkata dalam kitabnya Diwan al Bukhturi bahwa ada dua unsur penting dalam perubahan ;
unsur yang pertama yaitu hati yang berkilau atau nafsun tadhi
dan yang kedua adalah semangat yang menggelora atau himmah tatawaqqad.
Hati yang berkilau menandakan bersihnya niat yang bersinar cemerlang, bersih dari noda dan kotoran. Lepas dari ambisi dan kepentingan, suci dari hawa nafsu yang kotor dan meracuni.
🌾🌸 Semoga kita menjadi pribadi yang senantiasa memperbaiki diri hingga ajal menjemput kita nanti....
Aamiin ya robbalalamiin....
💞🌹💞🌹💞🌹💞🌹💞
🏔SEBUAH BUKIT DI SURGA
( edisi napak tilas bukit uhud yang di berkahi)
❤Edisi khusus malam jumat (kamis, 14 April 2016)
Bersama Bunda Rohma Yulika 🌹
💫✨☄💫✨☄💫✨☄💫✨☄💫✨☄💫✨☄💫
بِسْــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْن الرَّحِيْمُ
|لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه
Ikhlas bukan berarti kita pasrah menerima, tapi ikhlas adalah kekuatan besar untuk kita terus berusaha agar mendapat yang lebih baik.
Bunda Rochma 🍃🌼
🌾🌸🌾🌸🌾🌸🌾
Berbagi tentang kisah bukit yang ada di surga🏔
🌾🌾Itulah bukit Uhud🌾🌾
☄Menapaktilasi kisah menyejarah di Uhud akan membuat kita mampu berkaca
Sudahkan kita layak bersanding dengan mereka?
Pantaskah kita meminta Surga dengan amal seadanya?
Jauh dan sangat jauh
#malu
🌾🌹🌾🌹🌾🌹
✊🏻Kuatkan Azzam-mu Di Jalan-Nya
Setiap kita Allah bekali kemampuan yang mengagumkan
untuk menggapai harapan, meraih cita dan ridhaNya.
Seperti kata yang mengugah dari Thalhah ibn Ubaidillah saat perang Uhud,
🌾🌻Ya Allah, ambil darahku hari ini sekehendakMu sampai Engkau ridha padaku. 🌻🌾
Bandingkan dengan apa yang sering kita keluhkan saat berada di tengah segala kesibukan. Suka dan duka menjadi pengusung dakwah. Bayangkan ungkapan Thalhah Ya Allah, ambil darahku hari ini.. Apa yang patut kita banggakan dari kita?...........
⚔🛡Perang Uhud telah usai dan menyisakan kepiluan yang mendalam.bagi kaum muslimin pada saat itu kaum muslimin menderita kekalahan jika kita melihat dari sisi sudut pandang kerugian saat perang, selain syahidnya 70 shahabat, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sendiri pun mengalami luka yang cukup parah.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak henti-hentinya berpikir keras tentang kondisi yang tengah dihadapinya. Beliau berpikir bahwa orang-orang Quraisy tidak mendapatkan kemenangan seutuhnya dari perang uhud dan secara materi mereka juga tidak memperoleh keuntungan yang besar. Oleh karena itu, beliau khawatir jika mereka bertekad untuk menyerang kota madinah. Maka beliau berniat untuk menyerang kembali pasukan Quraisy Mekkah saat itu juga.
👳🏼Dari 70 sahabat yg syahid Hamzah lah yg dsholatkan 70 x
Beliau itu penghulu para syuhada
🌾🌺🌾🌺🌾🌺🌾
Kisah Uhud begitu memukau....
Kenalkah kita dengan Thalhah Bin Ubaidillah?
Kenalkan kita dengan Anas bin nadr?
Tahukah siapa syuhada Uhud?
Bisa jadi kita lupa....
Namun sejarah mereka tak kan pernah sirna.
Terkenang peristiwa spektakuler tentang pasca uhud.
Keesokan harinya tanggal 8 syawal tahun ketiga hijriah Rasulullah meminta para shahabat menyiapkan peralatan perang kembali. Di tengah lelah letih, keadaan terluka, mereka menerima seruan itu dengan segera (istijaabah fauriyah). Demikianlah seharusnya sikap seorang mukmin ketika menerima perintah dari Allah dan RasulNya.
Sederhananya, sesungguhnya tentara Muslimin veteran perang Uhud adalah tentara yang secara fisik (dalam logika manusia biasa,mengatakan) sudah harus turun mesin, tapi tidak secara mental.
Sekali lagi, tidak secara mental.
🌾🌻🌾🌻🌾🌻🌾
😭Saat berkunjung ke uhud saya merasa malu dan menangis
🌾Apa yang bisa kupersembahkan untuk agama ini.
Sementara ketangguhan mereka tiada duanya
Teriakan dahsyat Anas bin Nadr seolah memekakkan telinga saya saat itu.
Saat indah menjemput syahid
Dia berteriak kepada saad.. Ketika melihat pasukan di bawah bukit uhud mulai kocar kacir.
Teriaknya," Yaa Sa'ad.... Aku mencium bau surga di kaki Uhud-
Lantas merrka berdua menerjang musuh hingga syahid....
✍🏼Ada haditsnya
🍃☘Jika ingin melihat sebuah bukit y ada di surga lihatlah uhud☘🍃
🌾🌹🌾🌹🌾🌹🌾
Berjalanlah Rasulullah beserta pasukannya sampai sekitar berjarak 8 mil dari kota Madinah dalam rangka mengejar pasukan Quraisy, mereka pun bermarkas disana. Pengejaran ini dikenal sebagai ekspedisi Hamraul Asad. Ghazwah Hamraul Asad (Perang Hamraul Asad), terjadi pada Syawwal 3 H, yang dilakukan sebagai sebentuk perlawan terhadap Abu Sufyan yang hendak menggempur Madinah ( Sirah Ibnu Hisyam).
Kisah pertempuran ini ialah ketika orang-orang Quraisy saling merendahkan satu sama lain sambil berkata: Kalian telah ditimpa oleh kekuatan kaum muslimin, mengapa kalian membiarkannya?
Pulanglah, kita akan dapatkan sisa-sisa dari mereka. Ketika sampai berita ini kepada Nabi, dia segera memerintahkan para sahabat untuk menghadapi kaum Quraisy, dan dengan memendam luka yang dalam mereka pun keluar hingga sampai di Hamra' al-Asad, maka turunlah ayat, Yaitu orang-orang yang mentaati perintah Allah dan rasul-Nya sesudah mereka mendapat luka --dalam peperangan Uhud-- (Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 172).
☄☄Luka masih mengangga
Sakit dirasa
Tapi seruan Allah mengalahkan segalanya
Istijabah fauriyah
Itulah thalhah
Sebagian orang-orang kafir berkata: Orang-orang Quraisy benar-benar telah mengumpulkan segenap daya untuk menghabiskan dari kalian yang tersisa. Kaum muslimin menjawab: Cukuplah Allah menjadi penolong kamu dan Allah adalah sebaik-baik pelindung (Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 173).
Thalhah ibn Ubaidillah
🌾🌿Ya Allah, ambil darahku hari ini sekehendakMu sampai Engkau ridha padaku. 🌾🌿
🌾🌸🌾🌸🌾🌸🌾
Dr Abd Karim Zaidan juga telah mencatatkan dalam bukunya Al-Mustafad min Qashash Al-Quran. Mengisahkan bahwa kepergian Rasulullah SAW hanya ingin menakut-nakuti musuh dan menyatakan bahawa apa yang telah menimpa mereka tidak menyebabkan mereka lemah untuk mengejar musuh mereka. Sederhananya perang mental.
Lalu Saad bin Muadz selaku salah seorang pemimpin di kalangan Anshar menemui kaumnya dan menggerakkan (mobilisasi) mereka untuk keluar.
Kalimat anas bin nadr itu
Ya saad.....
Padahal mereka dalam keadaan luka. Beliau berkata:
" Sesungguhnya Rasulullah SAW memerintahkan kalian untuk menentang musuh kalian!” Begitupun terjadi pada Usaid bin Hudhair, yang hendak mengobati tujuh luka di tubuhnya, berkata: Kami mendengar dan taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Diapun mengambil senjatanya dan meninggalkan obatnya lalu bergabung dengan Rasulullah SAW.
🌾🌹🌾🌹🌾🌹🌾
Padahal.....
Kita ini sedikit sakit langkah terjedakan
Sedikit demam semangat tersurutkan
Dan sedikit masalah hati mudah tergalaukan
Hingga amanah terabaikan
😓😓
☄☄☄☄☄☄☄☄☄☄☄
Bani Salamah keluar dengan empat puluh orang perajurit yang semuanya masih luka, antaranya Ath-Thufail bin An-Numan dengan 13 luka dan Al-Harits bin Ash-Shamah dengan 10 luka. Mereka sampai di hadapan Rasulullah SAW dan berdoa: Ya Allah, kasihanilah (ampunilah) Bani Salamah
.
Mungkin kalo kita, Ya Rasul Aku ijin, aku masih terluka. Aku ada keperluan sebentar. Atau afwan ya saya left dulu. Dah ngga kuat di group ini Karena aq dah kerja n sibuk, ada ngga ya yg bs gantiin kormin Afwan, sy left dulu ya. Ni keluarga lg bth perhatian. Repot. dll
🌾🌻🌾🌻🌾🌻🌾
🌴Kita harus melangkah terus dan terus jk ingin brsanding dengan para syuhada🌴
Allahu Akbar
Ketika orang-orang kafir itu tahu bahwa kaum muslimin pergi perang kal ini dengan kepercayaan penuh kepada Allah, mereka pun mundur dan kembali ke Mekkah (Abdul Ghani, Muhammad Ilyas (2005).
"Pertempuran Hamra' al-Asad"). Maka Meskipun antara pasukan Muslim dan pasukan Quraisy sudah menyiapkan pasukan, keduanya tak sempat bertatap muka.
🌾🌸🌾🌸🌾🌸🌾
Berkaca dari kisah tersebut, maka sepatutnya ketika kita menjalani dakwah ini membutuhkan azzam asy-syamilah, azzam yang utuh dan menyeluruh.
Meski Rasulullah dan pasukannnya menderita kekalahan ; Merasakan keletihan ; Menyisakan kesakitan dan kesedihan. Tapi tidak dengan mental mereka.
Mental mereka masih sekuat baja bahkan lebih kuat darinya. Tak ada kata menyerah. Karena di balik azzam yang kuat mengalirkan darah kesembuhan pada sakit yang diderita akibat luka perang.
Karena di balik azzam yang kuat mengubah sedih jadi senang. ; Mengubah jauh jadi dekat ; Mengubah letih jadi kuat. ; Mengubah suntuk, tegang dan stress menjadi fresh.
Al-Bukhturi berkata dalam kitabnya Diwan al Bukhturi bahwa ada dua unsur penting dalam perubahan ;
unsur yang pertama yaitu hati yang berkilau atau nafsun tadhi
dan yang kedua adalah semangat yang menggelora atau himmah tatawaqqad.
Hati yang berkilau menandakan bersihnya niat yang bersinar cemerlang, bersih dari noda dan kotoran. Lepas dari ambisi dan kepentingan, suci dari hawa nafsu yang kotor dan meracuni.
🌾🌸 Semoga kita menjadi pribadi yang senantiasa memperbaiki diri hingga ajal menjemput kita nanti....
Aamiin ya robbalalamiin....
💞🌹💞🌹💞🌹💞🌹💞
Langganan:
Komentar (Atom)